Monthly Archives: September 2013

Sewa Mobil Bogor Gambir, Bogor Muara Angke, Bogor Puncak

Sewa Mobil Bogor Muara Angkesewa mobil bogor, gambir, muara angke, puncak

Sewa Mobil Bogor (Andi Rent Car)
Paket Rent Car Bogor Gambir Rp. 400.00 – Rp. 500.000
Paket Rent Car Bogor Muara Angke Rp. 400.000 – Rp. 500.000
Paket Rent Car Bogor Puncak Rp. 500.000 – Rp. 650.000
Keterangan:
-Armada yang dipergunakan adalah jenis All New Avanza, Xenia, Livina, Inova, Luxio, Ertiga.
-Harga sudah termasuk mobil, driver, bensin, toll, parkir.
Untuk info dan pemesanan silahkan hubungi di layanan berikut. Mobile : 08561503008 / 081318642003 / 087808271919. Twitter: @rentcarbogor Facebook: sewa mobil bogor. Email : sewamobilmurahbogor@gmail.com

Jual Satu Mobil, Andi Dapat Puluhan Mobil

Andi Agustiadi Jatuh Bangun Bersama Wiralodra 27
PESATNEWS – Siapa bilang pada usia muda tidak bisa sukses? Andi Agustiadi adalah salah satu contohnya. Pemuda 25 tahun ini pemilik rental mobil dengan 30 armada. Perjalanan berliku telah dilaluinya untuk mencapai keberhasilan.

Andi mengenal dunia usaha sejak memasuki jenjang perguruan tinggi pada tahun 2007 lalu. Andi mengungkapkan, saat itu motivasi terbesarnya ialah agar bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Waktu itu uang kiriman sebesar Rp 15 ribu per bulan dari orang tua untuk biaya hidup, segitu kan tidak cukup,” kata Andi yang berasal dari Indramayu.

Lantas ia mencari-cari bidang usaha yang bisa ditekuni sembari menjalani perkuliahan. Tidak lama, Andi pun bergabung menjadi salah satu anggota MLM. Menurutnya, dengan menjadi anggota MLM saat itu bisa memberikan penghasilan yang cukup untuk kebutuhannya. “Meskipun ketika itu MLM dianggap sebelah mata, tapi daripada saya enggak bisa makan,” katanya memberi alasan.

Diceritakan Andi, saat bulan pertama bergabung, ia sudah bisa menghasilkan keuntungan Rp 500 ribu. Perlahan tapi pasti, dengan kemampuan presentasi yang dimilikinya Andi bisa menarik minat banyak orang untuk bergabung dengan MLM di bawah kepemimpinannya.

“Dari MLM, saya menjadi bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari, bisa membayar kuliah sendiri, beli laptop, beli motor, bahkan bisa beli mobil,” kata Andi bangga. Namun ia hanya bertahan selama 2,5 tahun dengan pangkat terakhir “Bintang 8”.

Saat waktu kuliah Andi tidak padat karena mulai memasuki pembuatan tugas akhir, Andi mulai terpikir untuk mendirikan bisnis. Mobil hasil jerih payahnya dari MLM pun hanya ia pakai sesekali untuk ke kampus.

“Mobil saya kebanyakan nganggur, nggak dipakai secara maksimal. Lalu saya pun mulai berpikir, bisnis apa yang bisa saya lakukan dengan mobil saya?” kata pria kelahiran 5 Agustus 1988 ini.

Tidak membutuhkan waktu lama, ia memutuskan untuk mendirikan usaha rental mobil dengan menjual mobil Honda City miliknya untuk membeli dua buah mobil lainnya, yaitu Avanza dan Xenia.

Kejeliannya menangkap peluang usaha rental mobil ini bukan tanpa perhitungan. Menurutnya, kebutuhan akan kendaraan khususnya mobil cukup tinggi di lingkungan kampus Institut Pertanian Bogor (IPB). Dengan banyaknya jumlah mahasiswa mulai dari jenjang S1 sampai S3, hingga dosen dan stafnya, maka banyak juga kebutuhan perkuliahan maupun lainnya yang menggunakan mobil.

“Saya ingin bisa menjembatani berbagai aktivitas di kampus, misalnya proyek dosen, acara pernikahan mahasiswa, untuk nongkrong, ke bandara, ataupun hanya sekadar pindah kosan,” paparnya.

Dengan bermaksud untuk naik kelas (naik level) dalam bisnis, Andi berani membuka usaha rental mobil tahun 2010 lalu di sekitar kampus IPB. Rental mobil miliknya diberi nama Wiralodra 27, yang merupakan nama pangeran dari Indramayu yang digabungkan dengan angka kesukaannya. “Saya suka banget angka 27,” kata Andi. Menurutnya, target market usahanya sebanyak 87% mahasiswa dan 13% umum.

Wiralodra 27 menyewakan berbagai jenis mobil, dengan harga yang bervariasi. Untuk Avanza, Xenia dan Luxio harga sewanya Rp 250 ribu/hari, sedangkan Inova, Livina, Terios, Yaris, dan Artiga harganya Rp 300 ribu/hari. Bagi mahasiswa, Andi menyediakan paket hemat malam Rp 150 ribu untuk penyewaan dari pukul 18.00 sampai 05.00. “Dari mobil tersebut, yang paling banyak dipilih untuk dipinjam adalah Avanza,” kata Andi.

Jika ingin menyewa bersama supir, untuk wilayah Jabodetabek penambahannya Rp 100 ribu/12 jam dan jika lebih dari 12 jam Rp 150 ribu. Sedangkan jika keluar kota dan menginap, tarif supir sebesar Rp 200 ribu/hari. Andi menambahkan, ia tidak menentukan waktu untuk pemesanan/pem-booking-an mobil. “Kalau mau dadakan dan mobil tersedia, pasti akan saya kasih,” tegasnya.

Pelanggan “Nakal”

Usaha rental mobil yang dijalani Andi, bukan tanpa risiko. Berbagai macam kejadian tidak mengenakkan telah dialami, mulai dari mobil lecet, terpentok, kecelakaan kecil, kecelakaan besar, sampai mobil hilang. “Bahkan ada juga klien menabrak orang sampai meninggal saat pakai mobil saya, walau berat tetapi harus saya hadapi,” cetusnya.
Jika customernya merusakkan mobil rental, Andi akan membebankan biaya penggantian kepada customer namun dengan waktu yang telah disepakati kedua pihak.

Selain itu, Andi menambahkan, tantangan juga bisa dari customer “nakal”. Biasanya customer “nakal” ini memiliki maksud tertentu, bukan hanya sekadar meminjam mobil, misalnya menggadaikan mobil atau membawa lari mobil sewaan.
Untuk meminimalisir customer “nakal”, ada trik-trik tertentu yang dilakukan Andi. “Umumnya sih sudah kelihatan dari gelagatnya saat awal ketemu untuk meminjam mobil, jadi pertemuan pertama bisa jadi memuluskan jalan untuk bisa pinjam mobil atau sebaliknya,” jelas Andi tanpa merinci lebih jauh.

Saat ada customer yang akan meminjam mobil, Andi akan turun tangan langsung untuk bertemu, terutama untuk menilai si customer, apakah layak atau tidak untuk dipinjamkan. Berdasarkan pengalamannya, terdapat beberapa kriteria customer yang harus diwaspadai, yaitu customer yang suka menawar dan customer yang rewel/banyak mau.

Untuk lebih mengetahui tentang latar belakang calon customernya, Andi biasanya akan meminta Kartu Keluarga (KK) dari customer yang bersangkutan. “Saya akan mencari tahu, apakah data dari KK benar-benar sesuai dengan customer,” lanjut lulusan Fakultas Ekologi Manusia IPB ini.

Utamakan Konsumen

Dikatakan Andi, hal penting dalam usaha rental mobil ialah bisa membangun kepercayaan customer. Untuk bisa membangun kepercayaan tersebut, Andi mengedepankan trust, safety, dan comfort. Trust berarti bisa memegang janji yang sudah diucapkan.

“Misalnya customer akan merental mobil, kalau ada bilang ada, tapi kalau enggak ada jangan bilang ada, itu malah membohongi customer, nanti bisa kecewa,” jelas anak tunggal ini.

Sedangkan “safety”, Andi berusaha untuk membuat customernya merasa aman. Untuk itu, ia selalu melakukan maintenance berkala terhadap mobilnya, sehingga mobil selalu dalam keadaan layak pakai.

Terakhir, comfort berarti Andi ingin bisa membuat penyewa mobilnya merasakan kenyamanan saat menggunakan mobil. Demi kenyamanan customer, Andi melengkapi semua mobilnya dengan fasilitas televisi, charger, sensor parkir, dan kursi yang empuk.

Untuk memanjakan customernya, Andi selalu menyediakan mobil keluaran terbaru untuk dipakai customernya. Peremajaan ini dilakukan setiap 1-2 tahun sekali. “Jadi umur mobil paling tua ialah 2 tahun,” ungkap Andi.
Dalam satu hari, Andi bisa menyiapkan sebanyak 30 armada mobil dengan omset paling sedikit Rp 2,5 juta per hari atau Rp 75 juta per bulan. “Kalau semua mobil keluar semua, omset bisa di atas Rp 100 juta,” kata Andi yang pernah memiliki usaha 3 kantin di IPB ini.

Bisa mencapai kesuksesan dalam usia muda sama sekali tidak terbersit dalam pikiran Andi. Menurutnya, apa yang diraihnya sekarang tidak terlepas dari kerja keras dan semangat. Andi menambahkan, usaha akan berkembang dari proses, di mana proses itu aakan menempa seseorang menjadi lebih baik.
“Sangat wajar kalau badai menerpa usaha kita, karena badai pasti akan berlalu. Tapi, apakah setelah melewati badai tersebut, usaha kita masih ada atau nggak?” tegasnya. Selain itu semua, kunci utama dalam bisnis ialah yang sesuai dengan passion diri sendiri.

Kendati belum pernah merasakan menjadi pegawai kantoran, namun ia mengatakan bahwa terdapat tiga perbedaan antara pegawai kantoran dan wirausaha. Pertama, pegawai kantoran memiliki income yang terbatas, sedangkan income wirausaha tidak terbatas, bisa turun atau naik.

Kedua, dari segi waktu, pegawai kantoran memiliki waktu yang tidak fleksibel karena terbentur jam kerja yang pasti, sementara wirausaha waktunya sangat fleksibel, dalam arti bisa santai atau bahkan kerja keras selama 24 jam.
Terakhir, kreativitas pegawai kantoran dibatasi, sedangkan wirausaha tidak dibatasi karena tidak ada bos. “Saya ada cita-cita bekerja di kantoran, tapi di kantor sendiri, untungnya orang tua saya memberi kebebasan,” akunya.

Dalam mengembangkan usahanya, Andi memiliki rencana untuk bisa menambah jumlah armadanya menjadi dua kali lipat dari yang sudah ada. “Saya juga ingin menjadi market leader usaha rental mobil di kampus IPB,” katanya.

Artikel ini bersumber dari http://www.pesatnews.com/read/2013/04/12/25294/jual-satu-mobil-andi-dapat-puluhan-mobil

Pencarian Dari Google:

Tips Nyaman dan Aman Saat Berkendara

Andi Rent Car Nyaman Berkendara
Banyak hal yang bisa dilakukan agar kita nyaman saat berkendara. Kenyamanan tersebut kitalah yang menciptakannya agar aman dan selamat sampai tujuan. Berikut ini Andi Rent Car akan berbagi beberapa tips agar kita bisa nyaman saat berkendara.

1. Antena Radio. Tarik antena radio untuk penerimaan sinyal yang lebih baik. Turunkan antena seperlunya bila melewati portal/ atap.
2. Pengendalian kendaraan yang baik. Peganglah setir dengan baik saat berkendara. Melepas setir bisa membahayakan anda dan pengguna jalan yang lain.
3. Penggunaan AC yang benar. Usahakan parkir kendaraan di tempat yang tak terkena sinar matahari langsung (misalnya di bawah pohon rindang). Saat masuk kendaraan, buka sedikit jendela untuk membuang panas yang berada di dalam kabin. Hidupkan AC dengan temperature paling dingin serta kecepatan kipas di level 2 atau 3 untuk mempercepat pendinginan. Tunggu beberapa saat hingga suhu kabin dingin, setelah itu tutup jendela hingga rapat dan aturlah suhu dan kecepatan kipas AC sesuai keinginan. Saat berkendara jarak jauh atau keluar kota, hindari posisi temperature paling dingin untuk menghindari pembekuan pada sistim AC.
4. Transmisi otomatis. Saat jalan menurun/ mendaki gunakan gigi 2 atau L sesuai kebutuhan. P: Parkir, start mesin & pelepasan kunci kontak. R: Mundur. N: Netral. D: Pengendaraan normal. 3: Kecepatan tinggi. 2: Kecepatan Sedang (Engine Brake minimum). L: Kecepatan Lambat (Engine Brake Maksimum). Mengurangi kecepatan pada kecepatan tinggi: matikan overdrive untuk mendapatkan engine brake yang optimal demi keamanan. Pada kecepatan tinggi gunakan gigi D untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar optimal. Kickdown digunakan pada saat akselerasi atau tanjakan dengan cara menekan pedal gas secara tiba-tiba/ penuh yang berakibat gigi berpindah otomatis ke gigi yang lebih rendah.
5. Pengoperasian Gigi Mundur Untuk Transmisi Manual. Pastikan kendaraan berhenti sempurna. Injak pedal kopling hingga menyentuh lantai. Lihat situasi di belakang kendaraan melalui kaca spion. Lalu pindahkan transmisi ke gigi mundur secara perlahan.
6. Agar kaca jendela tidak berembun. Jangan arahkan kisi-kisi AC ke kaca jendela, karena jendela yang berembun menghalangi pandangan ke spion luar.
7. Agar kendaraan anda lebih awet. Jangan mengangkut muatan yang tidak perlu. Hindari pembebanan putaran mesin yang berlebihan. Jaga agar kendaraan anda selalu bersih dan terawat.

Tips tersebut dipersembahkan oleh Andi Rent Car untuk para sahabat semua agar berkendara dengan aman dan nyaman. Semoga perjalanan anda selalu menyenangkan. Jangan lupa untuk menghubungi Andi Rent Car sebagai sahabat perjalanan anda yang selalu Trust, Safety and Comfort. Mobile: 081318642003 / 08561503008 / 087808271919. Email : sewamobilmurahbogor@gmail.com

Tips Dalam Keadaan Darurat Saat Berkendara

Tips Dalam Keadaan Darurat Saat Berkendaraan Sewa Mobil Andi
Keadaan Darurat Saat Berkendara
1. Ban kempes atau bocor. Segera kurangi kecepatan secara bertahap. Usahakan kendaraan tetap lurus. Parkir di tempat aman dan berlandasan rata. Matikan mesin dan nyalakan lampu darurat serta pasang segitiga pengaman. Tarik tuas rem tangan dan pindahkan tuas transmisi ke posisi P (transmisi otomatis) atau ke posisi R (transmisi manual). Gantilah ban yang kempes / bocor dengan mengikuti petunjuk di buku manual kendaraan.
2. Kendaraan mogok. Beberapa kondisi yang menyebabkan mogok :
A. Bahan bakar habis (lihat penunjuk bahan bakar)
B. Sistim pengapian tidak normal.
C. Baterai sudah lemah.
D. Bila kendaraan anda masih belum bisa menyala, hubungi bengkel terdekat.
E. Perhatian jika kendaraan anda perlu diderek, lihat prosedur di buku manual.
3. Temperatur mesin panas (jarum indikator melebihi batas normal). Berhentilah di tempat aman, nyalakan lampu darurat. Pindahkan transmisi ke posisi netral (transmisi manual) atau ke posisi P (transmisi otomatis) dan tarik tuas rem parkrr (rem tangan) serta matikan mesin. Bila ada uap keluar, jangan buka kap mesin, tunggu hingga reda. Setelah mesin benar-benar dingin periksalah radiator, bila ketinggian air radiator di bawah garis minimum nyalakan mesin, lalu tambah air hingga batas maksimum. Lalu cek kipas pendingin radiator, bila tidak berfungsi dan temperature mesin masihh panas, segera bawa atau hubungi bengkel terdekat.

Tips tersebut adalah hal sederhana yang bisa dilakukan oleh semua pengendara pada saat keadaan darurat. HAL TERPENTING ADALAH JANGAN PANIC. Bagi customer Andi Rent Car jangan khawatir karena hal tersebut sudah sangat diminimalisir oleh management, agar kenyamanan sahabat Andi Rent Car tetap terjaga selama berkendara. Hal tersebut sesuai dengan Tagline kami yaitu Trust, Safety, & Comfort. Namun ketika hal tersebut terjadi , sahabat Andi Rent Car hanya perlu menelpon operator Andi Rent Car dan teknikal support kami akan sigap membantu Anda dengan senang hati. Silahkan catat di phone book sahabat semua layanan telp kami di Mobile: 08561503008 / 081318642003 / 087808271919. Have a nice driving.

Tips Menghemat BBM Ala Andi Rent Car

Tips Menghemat BBM Sewa Mobil Bogor Andi Rent Car
Cara Menghemat BBM
1. Hindari pemanasan mesin yang terlalu lama (cukup 2-3 menit saja).
2. Lakukan perpindahan gigi pada putaran mesin 2000-3000rpm (penunjukkan pada Tachometer).
3. Hindari akselerasi dan pengereman mendadak bila tidak diperlukan. Injak pedal gas dengan lembut dan gunakan engine brake dalam pengereman.
4. Gunakan tekanan angin ban kendaraan sesuai rekomendasi.
5. Sebisa mungkin hindari jalan macet.
6. Lakukan perawatan mesin secara berkala dan teratur.

Cara Mengukur Konsumsi BBM
1. Isilah tangki bahan bakar sampai penuh (pengisian 1).
2. Catatlah kilometer kendaraan yang tertera pada odometer saat diisi bahan bakar.
3. Gunakan kendaraan seperti biasa.
4. Saat akan mengisi kembali, catatlah lagi kilometer yang tertera pada odometer.
5. Isilah tangki bahan bakar sampai penuh di SPBU yang sama, kemudian catatlah jumlah bahan bakar yang diisi (pengisian 2).
6. Misalnya pada pengisian pertama odometer menunjukkan angka 10.000 km dan pada pengisian kedua odometer menunjukkan angka 10.240 km dengan jumlah bahan bakar yang diisikan pada pengisian kedua sebanyak 20 liter.
7. Konsumsi bahan bakar dapat diukur dengan mengurangi selisih penggunaan kedua dengan pertama (10.240 – 10.000 km) lalu hasilnya dibagi jumlah pengisian kedua yaitu sebanyak 20 liter maka akan diperoleh hasil 12 km/liter.
8. Nilai 12km/liter menunjukkan tingkat konsumsi bahan bakar pada mobil.